Beda antara CRM dan SFA

CRM SFA

CRM SFA

Meskipun penggunaan software CRM (Customer Relationship Manegement) dan SFA (Sales Force Automation) sering di gunakan bersamaan, sebenarnya antara CRM dan SFA berbeda. Letak perbedaannya adalah CRM lebih di fokuskan pada Customer Service client yang sudah ada ataupun client baru sedangkan SFA lebih di fokuskan pada Siklus Penjualan yang digunakan untuk memfollow up Prospect client, berinteraksi dengan client, dan proses menjual kepada client baru. SFA bisa menjadi bagian dari CRM begitupun sebaliknya CRM bisa menjadi bagian dari SFA tapi masing masing Solusi IT ini berbeda.

Layanan Utama pada CRM

1. Tracking Sales Campaign dan menyediakan data untuk Sales Campaign dimasa yang akan datang.

2. Memprofile Client termasuk histori transaksi dan pengiriman.

3.  Menyediakan Account Data  yang dapat digunakan / usable dan dicari /  searchable.

4. Menyimpan history penjualan.

5. Data warehousing.

6. Tracking Customer Communication.

7. Menyediakan Tools dan Support Customer Service.

8. Merancang Proses untuk Customer Retensi.

Layanan Utama dari SFA

1. Tracking Sales person dan menyediakan actionable goal dan target.

2. Design Informasi Rasio Closing untuk memperbaiki persentase Closing.

3. Menyimpan Cold calling dan client contact.

4. Schedulling dan tracking appointment.

5. Sales Funneling dan Pipe Filling.

6. Sales target untuk industri tertentu.

7. Lead assignment

8. Sharing informasi antar sales departement

9. Informasi harga.

10. List pekerjaan yang akan dikerjakan.

11. Contact Management

12. Product Knowledge

13. Workflow Management

Perbedaan

Banyak yang mengasosiakan CRM dan SFA sama karena keduanya menawarkan tracking penjualan, analisis pelaporan, dan alat yang digunakan untuk mengetahui profile pelanggan. CRM adalah Sales tools yang bagus untuk menyimpan sales data yang standard namun tidak bisa digunakan oleh sales person untuk lebih mendalami informasi client, tidak bisa digunakan sebagai colaborative selling tools, termasuk juga contact management. Dimana hal tersebut bisa dilakukan oleh SFA.

1. Solusi CRM umumnya digunakan oleh Bagian / Departemen Customer Service, sedangkan SFA adalah tools yang digunakan oleh Agen Penjualan dan Team Manajemen.

2. Fokus utama CRM adalah informasi Reaktif dari pelanggan seperti profile pelanggan, manajemen data, dan campaign program kepada pelanggan. SFA berisi informasi Aktif dari pelanggan yang di rancang menyimpan informasi berientasi pada tugas / task yang akan di tindaklanjuti.

3. SFA fokus pada siklus awal penjualan : Prospectin, Initial Contact, Membangun relasi terhadap penjualan pertama. Setelah tahapan ini maka solusi CRM mengambil alih peran SFA sebagai cara untuk mengelola pelanggan di terdapat dalam sistem SFA.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s