IMAGE OVERLAY GOOGLE EARTH

Google Earth (GE) adalah Atlas Digital Dunia dan merupakan software buatan Google yang mampu memberikan gambar-gambar dari satelit menjadi salah satu Applikasi GIS (Geographic Information System) gratis yang paling mudah untuk digunakan. Layaknya sebuah applikasi GIS maka data yang tersimpan di GE mengunakan konsep Overlay. Oleh karena sebagai pengguna kita dapat menambahkan sebuah layer untuk mendapatkan informasi raster yang lebih menarik.

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana menggunakan fungsi overlay yang ada pada Goggle Earth dengan memasukan sebuah file gambar yang diletakkan pada terrain yang ada. Ada beberapa format file gambar yang bisa ditampilkan di Google Earth seperti jpg, bmp, gif, tiff, tga, png, dan beberapa tipe lainnya. Artinya disini kita dapat memasukan USGS topografi quadrangles, meninggikan areal photografi atau melakukan remote sense image, histori peta, export file raster image dari MapInfo atau software GIS lainya. Disini saya menggunakan peta Kabupaten Labuhanbatu yang dipantau dengan google earth. File Raster yang digunakan adalah mosaic_spot.tiff yang diperoleh dari Bappeda Kabupaten Labuhanbatu. File tersebut tidak dapat saya sharing karena tidak memiliki izin dari Bappeda hanya saja sebagai latihan bisa menggunakan file AbajoPeak.tiff yang bisa di download di link ini http://www.geospatialtraining.com/GeogleEarth/AbajoPeak.tiff. File tersebut menggunakan peta Monticello UT di Utah USA. Saya menggunakan Sistem Operasi Ubuntu 7.10, untuk menginstall Google Earth di Ubuntu 7.10 tinggal ketik perintah seperti berikut di terminal:

sudo apt-get install -y –force-yes googleearth

Pastikan juga bahwa kita menggunakan Google Earth versi paling tidak versi 4. Dimulai :

  1. Buka Google Earth dan cari lokasi peta yang akan di overlay dalam contoh ini ketikkan Laboehanbatoe (sebenarnya namanya Labuhanbatu), kemudian perbesar area tersebut. Jika menggunakna file AbajoPeak.tiff ketikkan Monticello, UT.

  2. Klik tombol “Add Image Overlay . Kemudian akan ditampilkan kotak dialog Image Overlay
  3. Berinama image overlay (mosaic_spot.tiff) dengan nama Labuhanbatu kemudian klik tombol Browser. Arahkan kemana lokasi file image.tiff (mosaic-spot.tiff) kita simpan di komputer kita (/media/sda2/home/denny/Desktop/mosaic_spot.tiff). File Image .tiff ini adalah peta topographic untuk wilayah Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.Kemudian akan muncul pemberitahuan bahwa file image belum dilakukan georeference. Langkah selanjutnya adalah melakukan georeference pada file image yang kita gunakan.
  4. Klik location kemudian gunakan dari Drag Marker disekitar gambar dengan memasukan secara manual koordinat untuk Utara, Selatan, Timur dan Barat seperti pada gambar dibawah. Untuk itu kita harus mengetahui koordinat boundary untuk setiap gambar yang di import ke Google Earth sehingga akan didapatkan gambar georeference yang benar.
  5. Pada Kotak dialog diatas kita melihat ada beberapa item tab seperti View, Altitude, dan Refresh. Kita tidak membahas detail item Tab View, Altitude, dan Refresh sebagai sebuah nilai default. Sebagai gambaran akan dijelaskan disini bahwa Refresh tab digunakan untuk menentukan overlay gambar secara otomatis berdasarkan tampilan gambar terakhir. Tools ini digunakan untuk gambar yang dilakukan updating secara frekuentitatif, tapi dalam contoh ini gambar adalah statis dan kita tidak membutuhkan refresh images. Refresh secara fungsional digunakan ketika ada kesepakatan penggunaan data seperti pada images radar cuaca yang diupdate secara terus menerus. Refresh ini dapat dimunculkan berdasarkan interval waktu. Tab altitude digunakan untuk menampilkan gambar sebagai jarak diatas sebuah permukaan untuk situasi dimana kita menginginkan sebuah gambar tampil di permukaan. Tap View digunakna untuk menentukan property kamera untuk mendapatkan tampilan 3D.
  6. Sekarang kita telah menentukan posisi gambar yang dimiliki dan akan mendapatkan tampilan pada Googgle Earth seperti dibawah ini:
  7. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengubah tampilan. Pertama kita bisa menentukan nilai transparansi dari image yang digunakan sehingga kita dapat melihat dengan jelas underlying antara terrain dengan data vector. Image yang digunakan sekarang sudah di set transparan. Kita harus sering mencoba tombol setting transparansinya sampai kita menemukan setingan tampilan yang terbaik. Sebagai catatan disaat kita menggerakkan tombol setting transparannya makaunderlaying terrain menjadi visible.
  8. Sekarang aktifkan Terrain layer pada Layer Panel untuk meletakan image berada diatas underlying terrain.
  9. Akhirnya coba tampilanya untuk mendapatkan orientasi tampilan yang lebih baik. Gunakan Tools Navigasi yang diberikan oleh Google Earth untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik.

One thought on “IMAGE OVERLAY GOOGLE EARTH

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s