Bernavigasi dengan GPS

garmin

GPS (Global Positioning System) merupakan alat navigasi yang membantu menentukan posisi permukaan bumi melalui titik-titik koordinat dengan bantuan satelit GPS. Satelit ini punya Amerika yang di edarkan di atas permukaan bumi dan di bebaskan kepada siapa saja untuk memanfaatkan fungsi dari satelit tersebut. GPS Receiver merupakan alat yang digunakan di sisi user. Alat inilah yang merekam titik koordinat permukaan bumi melalui satelit. Dalam perjalanan alat ini sangat dibutuhkan sebagai penunjuk arah. Bergitu juga dengan Engineer Surveyor alat ini tidak bisa dipisahkan. Diluar negeri pengembangan penggunaan GPS sudah lebih jauh di terapkan. Kendaraan-kendaraan bermotor dilengkapi dengan alat navigasi dan sistem peta elektronik untuk memudahkan dalam berkendaraan.

Majalah GPS Word

(Majalah GPS World dikirim gratis tiap bulan dari Amerika, sok atuh berlangganan)

Berikut ini adalah tips sederhana untuk bernavigasi dengan GPS saat berkendaraan sudah dipraktekan saat pulang kampung dari Medan – Rantauprapat – Pekanbaru – Palembang :

Peralatan :

– GPS mid level dengan kemampuan display Grafik misal yang saya gunakan adalah Garmin

– Peta kasar tujuan perjalanan yang telah di print (biasanya Garmin memberikan software peta digital dan dengan software itu kita dapat dengan mudah menentukan koordinat tujuan kita dan menguploadnya ke device GPS)

-Kompas Magnetik

Persiapan Perjalanan :

– Pertama, rencanakan dulu perjalanan kita.
– Dalam hal ini, peta kasar mutlak dibutuhkan, baik berupa peta kertas, peta elektronik
– Paling tidak kita tahu kontur daerah dan secara kasar lokasi-2 yg dapat dijadikan ‘anchor point/petunjuk utama’, ada apa di Utara, Selatan, dsb
– Jika dapat menentukan lokasi titik2 anchor point tsb dari awal, misalkan mendapat koordinatnya dari teman, maka akan lebih membantu lagi. Masukkan ke dalam alat GPS.
– Letakkan alat GPS di tempat yang mudah dilihat & mudah dijangkau, misal dipasang dengan holdernya, dengan Velcro di dashboard mobil, atau minta bantuan navigator untuk mengoperasikannya. Beli velcro di Ace Hardware.
– Kompas magnetic di letakkan di tempat yang mudah dilihat, atau beli kaca spion yang ada kompasnya
– Sediakan juga lampu baca yg mudah dinyalakan di dalam mobil, untuk malam hari.
– Baterai alkaline six-pack / secukupnya, atau DC charger alat GPS tsb jika punya.
– Letakkan alat GPS di dalam mobil, pastikan bahwa signal dapat ditangkap dengan baik
– Jika tidak, maka cari lokasi yg paling baik, atau jika tetap tidak menangkap signal dengan baik karena pakai kaca film V Kool / sejenisnya, maka perlu memasang penguat signal RA-46. Cari info penguat ini di milis GPS.

Setting alat GPS

– Pastikan bahwa alat GPS dapat menerima dan menunjukkan lokasi dengan baik.
– Set akurasi alat GPS sesuai yang dibutuhkan dan kemampuan memori alat GPS, misalkan perjalanan menempuh 3 hari, total jarak diperkirakan 600 km (200km/hari), maka tidak diperlukan akurasi track di bawah 100 meter. Umumnya saya mengeset pada akurasi 200 m untuk perjalanan beberapa hari.
– Pastikan bahwa kita tahu tombol untuk ‘Activate Backtrack’ atau ‘Deactivate Backtrack‘ di alat GPS.
– Membaca koordinat dalam hal ini tidak terlalu dibutuhkan, yang utama adalah membaca display track yang ditunjukkan alat GPS.

Cara Kerja

– Jalankan kendaraan dan pastikan bahwa signal tetap dapat tertangkap dengan baik.
– Rencanakan cara penamaan waypoint (koordinat) yg akan kita simpan. Biasanay dalam perjalan adalah menamakan pombensin dengan akhiran ‘F’ (Fuel) dan simpang jalan dengan ‘C’. Di belakangnya nomer urut, jika multiple. Misalkan: BaganF (pom bensin sekitar Bagan Batu), Pekan4 (simpang sekitar Pekanbaru no 4). Hal ini memudahkan search karena nama lokasi di urut menurut alfabet di dalam unit GPS.
– Hal yg membantu adalah meletakkannya secara tegak lurus di dashboard sehingga bisa cepat men- save lokasi.

Bernavigasi
– GPS akan menyimpan track yg dilalui secara otomatis ke dalam unit GPS.
– Akurasi yg disimpan adalah sesuai dg yg di set, jika dalam 200 m maka tentunya resolusinya tidak sehalus 20 m.
– GPS akan mampu menunjukkan arah dan lokasi yg sedang dilalui, cocokkan dengan peta yg telah di print apakah jalur yg dilalui lebih kurang sesuai dg yg di peta, jika perlu beri catatan seperlunya.
– Jika tersesat tidak perlu khawatir karena ada ‘Backtrack’ yg akan memandu kita kembali ke jalur yg telah di lalui.
– Ambil alat GPS dan aktifkan ‘Activate Backtrack
– Alat GPS akan stop melakukan tracking, dan mengaktifkan Track yg telah disimpan sebelumnya secara otomatis (track mundur)
– Beberapa unit GPS (seperti M330, GPS V) mempunyai kemampuan mendisplay track tsb secara visual , sehingga kita akan mudah mengikutinya dalam bentuk jalanan.
– Setelah ketemu track yg telah kita ketahui, maka aktifkan kembali alat GPS (set ‘Deactivate Backtrack’) dan alat GPS pun kembali melakukan tracking.
– Activate dan Deactivate Backtrack ini adalah fitur yg cukup membantu, karena kalau tidak screen GPS akan penuh dengan ‘garis tersesat’, mondar-mandir sehingga cluttered / membingungkan.

Kompas Magnetic
– Alat GPS biasanya mempunyai kompas elektronik di dalamnya cuma kurang efektifakan lebih baik jika kita menggunakan kompas magnetic / kompas kaca spion di dalam mobil.
– Gunanya jika kita tersesat, dan kita dapat mengidentifikasinya harus ke arah mana kita menuju, maka kompas tsb akan cukup membantu kita ke arah yg dituju (macro help). Alat GPS memberikan bantuan informasi track, menunjukkan apakah kita hanya berputar-2 di suatu tempat ataukah membuat garis yg relatif lurus ke tujuan tersebut.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s