Software yang Paling sering di Bajak

Berikut daftar 10 software yang paling banyak dibajak oleh perusahaan menurut versi Software & Information Industry Association (SIIA), selaku asosiasi perdagangan untuk industri software dan konten digital, pada 2007:

1. Symantec Norton AntiVirus
2. Adobe Acrobat
3. Symantec pcAnywhere
4. Adobe Photoshop
5. Autodesk AutoCAD
6. Adobe Dreamweaver
7. Roxio Easy CD/DVD Creator
8. Roxio Toast Titanium
9. Ipswitch WS_FTP
10.Nero Ultra Edition

SIIA juga merilis daftar 10 software yang paling sering dibajak di Internet pada 2007, yaitu:
1. McAfee VirusScan
2. Symantec Norton AntiVirus
3. McAfee Internet Security Suite
4. Intuit TurboTax
5. Adobe Photoshop
6. Adobe Acrobat
7. Intuit Quicken Home and Business
8. Symantec Norton pcAnywhere
9. Symantec Norton Ghost
10.Adobe Creative Suite

Advertisements

GRASS – Aplikasi GIS Di Linux

ArcInfo, MapInfo ataupun ArcView adalah aplikasi GIS (Geographic Information System) yang cukup sering dipergunakan oleh Engineer. Aplikasi ini berjalan pada sistem operasi Windows 9x/NT/2000/ME/XP. Pada prinsipnya keluaran dari aplikasi ini adalah sebuah data digital yang dapat dipergunakan untuk keperluan lebih lanjut seperti perencanaan, evaluasi ataupun analisis. Lalu bagaimana di Linux? adakah aplikasi sejenis….?

Jawabannya adalah…. ada! Geographic Resources Analysis Support System yang lebih sering disebut dengan GRASS adalah Sistem Informasi Geografis yang dipergunakan untuk manajemen data, prosesing image, memproduksi grafik, model spasial dan juga untuk visualisasi bermacam-macam tipe data. Aplikasi ini dibawah lisensi GNU/GPL.

Aplikasi ini pada awalnya dikembangkan oleh U.S. Army Construction Engineering Research Laboratories (USA-CERL, 1982-1995), dimana USA-CERL adalah cabang dari US Army Corp of Engineers. Pertama kali dikembangkan, aplikasi ini digunakan untuk perencanaan tata guna lahan dan juga perencanaan lingkungan oleh militer. Selanjutnya GRASS berkembang menjadi sebuah aplikasi yang powerful dan digunakan untuk berbagai kepentingan riset ilmu pengetahuan. GRASS saat ini dipergunakan oleh kalangan akademik dan juga para pebisnis diseluruh dunia. Beberapa diantaranya yang menggunakan GRASS adalah NASA, NOAA, USDA, the National Park Service, the U.S. Census Bureau, USGS, dan juga beberapa perusahaan konsultan lingkungan ataupun engineer.

GRASS memungkinkan penggunanya untuk menganalisis, menyimpan, mengupdate, membuat pemodelan dan menampilkan data secara cepat dan mudah. Meskipun pada awalnya aplikasi ini dipergunakan untuk perencanaan tata guna lahan namun tidak menutup kemungkinan aplikasi ini dipergunakan untuk kepentingan engineering lainnya seperti hidrologi, geologi, fisika, statistik, sensor remote atapun yang lainnya.

Sejalan dengan perkembangan dan popularitas GRASS yang semakin meningkat, maka Tim Pengembangan GRASS juga berkembang menjadi sebuah Tim Multi-Nasional yang terdiri dari berbagai Negara. Tim Pengembang saat ini sedang mengembangkan versi GRASS terbaru. Saat artikel ini ditulis versi terbaru GRASS (stable) adalah 5.0.2 sedangkan versi Beta/CVS-nya adalah 5.1. Selain itu Tim Pengembang GRASS juga membuat beberapa manual dan juga dokumentasi mengenai aplikasi ini. Boleh dibilang untuk masalah manual, tutorial dan dokumentasi GRASS memilikinya secara lengkap (TOP BANGET dah untuk masalah yang satu ini).

GRASS berjalan dengan menggunakan standard input data berdasarkan apa yang diketikkan (Command Line Input/Command Line Interface or What You See Is What You Type :P~), namun beberapa command juga memiliki GUIi (Graphical User Interface) yang berbasiskan Tcl/Tk. Versi 5.0.2 untuk beberapa command di GRASS masih berbasis Command Line Input, sedangkan pada versi 5.1 hampir semua commandnya telah memiliki GUI. GRASS juga berjalan pada platform Windows NT/2000 dengan menggunakan Cygwin (masih dalam tahap experiment). GRASS juga memungkinkan penggunaan shell script sehingga user ataupun programmer dapat membuat sebuah aplikasi baru dan mengkoneksikan GRASS dengan aplikasi tersebut.

GRASS sangat ideal dipergunakan kalangan engineer untuk perencanaan tata guna lahan. Seperti aplikasi GIS lainnya, GRASS juga mampu untuk menampilkan/memanipulasi data vector seperti jalan, batas daerah dan yang lain. GRASS juga dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah peta digital yang dapat di update sewaktu-waktu. Fitur lain yang tersedia dalam GRASS adalah dapat menggunakan raster, cell ataupun data. Fitur ini sangat penting dalam analisis dan design data spasial. Disamping itu, aplikasi ini juga mampu untuk membuka dan menyimpan peta/data pada berbagai aplikasi proprietary GIS lainnya seperti ARC/Info dan Idrisi (Proses Export/Import hasil output).

Arsitektur Prosesor dan Sistem Operasi yang didukung oleh GRASS

Arsitektur:
Intel x86, Motorola PPC, SGI MIPS, Sun SPARC, Alpha AXP, HP PA-RISC, CRAY, dll.

Sistem Operasi:
Linux/Intel, Linux/PowerPC, Solaris/SPARC, Solaris/i86, SGI IRIX, HP UX, Mac OS X (Darwin), IBM AIX, BSD-Unix variants, FreeBSD, CRAY Unicos, iPAQ/Linux handhelds dan unix clone lainnya (32/64bit), termasuk juga Windows NT/Cygnus.

Jumlah Pengguna Firefox = 1/2 Penduduk Indonesia

Pada salah satu posting terakhir di blognya, John Lilly, Kepala Kantor Operasi Mozilla, menulis bahwa Mozilla memperkirakan ada setidaknya 125 juta pengguna browser Firefox di seluruh dunia. Jumlah ini sama artinya dengan setengah dari jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2006. Itu sama artinya dengan peningkatan hinggal 2 kali lipat dibandingkan setahun yang lalu saat Firefox 2.0 diluncurkan.

Untuk melakukan penghitungan jumlah tersebut, Mozilla mendasarkannya dari data yang diperoleh dari Aplikasi update otomatis yang ada di browser Firefox (AUS = Application Update Service). AUS dipakai untuk menjaga agar browser selalu up-to-date dengan patch keamanan yang ada. Firefox akan melakukan ping otomatis ke server Mozilla setiap harinya untuk mengecek apakah ada update terbaru. Mozilla kemudian menghitung jumlah ping tersebut untuk memberikan informasi perkiraan jumlah orang yang menggunakan Firefox.

firefox-statistik.jpg
Gambar 01.
Angka 125 Juta didapatkan dari mengalikan jumlah rata rata Active Daily User (ADU) 42 M dengan multiplier 3 yang umumnya digunakan oleh web dalam melakukan penghitungan statistik pengguna.

“Ini perhitungan kasar, tapi ini mendekati, dan kami tetap mencatat angka selama beberapa tahun, sejak rilis Firefox 1.5 (versi firefox pertama yang mengikutsertakan aplikasi AUS). Kami menyebutnya dengan Active Daily Users (User Aktif Harian), dan selalu menghitung jumlah ping yang sukses.”, jelas Lilly.

Bagi yang tertarik dengan perhitungannya silahkan kunjungi blognya disini. Terlepas dari kontroversi seputar teknik penghitungannya, tetaplah ini adalah kabar baik bagi perkembangan perangkat lunak bebas dan open source.


© Copyright ilmuwebsite.com 2008
Jika anda me-link artikel ini kami menghargainya

Optimalisasi Firefox hingga 3 x lipat

Bagi Anda penghobi internet, tentu tidak asing dengan nama Firefox. Aplikasi browser besutan Mozilla Foundation ini begitu populer khususnya di kalangan pengguna open source. Namun pernahkah Anda frustasi saat berselancar dengan firefox tiba – tiba komputer Anda melambat atau bahkan ngadat? Contoh saat Anda menunggu login email di google mail (GMAIL), Anda mencoba membuka situs forum linux.or.id di tab baru. Namun tiba-tiba mouse Anda menjadi sulit digerakkan alias komputer melambat . Hal ini mungkin akan membuat Anda frustasi.Mengapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebab utamanya adalah karena firefox itu sendiri. Meski populer rupanya Firefox bukanlah browser ringan. Browser ini tergolong tambun dan boros, karena menghabiskan resource komputer yang lumayan tinggi. Untuk pertama kali dijalankan saja browser ini (versi 2) menghabiskan paling sedikit 10 mega memori di Linux, dan 20 mega di Windows. Semakin banyak Anda membuka tab / web maka semakin besar memori yang dihabiskan dan semakin sibuk pula CPU Anda bekerja. Anda bisa mengeceknya via aplikasi semacam top dan free di console atau ksysguard di KDE. Dari sisi manajemen memori tampaknya browser ini masih kalah dibanding rivalnya Opera.

firefox-tune-up-02.jpg
Gambar 01.
Men-disable animasi flash terbukti ampuh dalam menghemat memori yang dipakai Firefox. Jenuh bukan melihat “flash” yang bertebaran seperti ini?

Namun Anda tidak perlu berkecil hati dan lekas-lekas memutuskan berpindah ke browser lain. Karena dengan sedikit tune up Anda bisa memperbaiki kinerja Firefox kesayangan. Silahkan ikuti langkah – langkah berikut..

Buka firefox. pada address ketikkan about:config (Lihat Gambar 02).

firefox-tune-up-01.jpg
Gambar 02.
about:config

1. Batasi kapasitas cache memori
Setiap kali Anda membuka sebuah halaman web, Firefox otomatis akan menyimpannya dalam cache memori. Secara default Firefox menggunakannya sebesar jumlah maksimal RAM yang Anda miliki. Itulah mengapa semakin banyak Anda membuka web, memori komputer Anda semakin habis. Untuk membatasinya tambahkan opsi: browser.cache.memory.capacity. Caranya klik kanan, New > Integer. Ketik browser.cache.memory.capacity, enter, masukkan angka 2048. 2048 disini artinya gunakan cache memori maksimal hanya 2 Mega. Anda bisa coba – coba dengan angka yang lain, namun usahakan merupakan kelipatan dari 1024.

2. Batasi kapasitas cache history
Sama seperti cache memori, hanya bedanya peruntukan cache disini oleh Firefox lebih ditujukan untuk mempercepat loading halaman saat Anda menekan tombol back dan forward pada browser. Apabila Anda jarang memakai back dan forward, ada baiknya Anda set dengan nilai kecil guna menghemat memori. Pada filter ketikkan: browser.sessionhistory.max_total_viewers, ubah nilai -1 menjadi 3. Default -1 artinya gunakan semaksimal RAM yang ada. hmm.. nilai default dari Firefox benar-benar rakus bukan?

3. Batasi kapasitas cache disk
Secara default Mozilla menset ukuran cache disk sebesar 50 Mega. Tentunya ini pemborosan memori. Mensetnya menjadi 2 MB dapat memberikan performa yang positif khususnya bagi komputer dengan memori dibawah 128 MB dan harddisk model lama. Pada filter ketikkan: browser.cache.disk.capacity, ubah nilai 50000 menjadi 2000.

4. Batasi extension/add-ons
Semakin banyak add-ons yang Anda gunakan, semakin besar RAM yang dihabiskan. Disable add-ons yang kurang Anda gunakan. Untuk membandingkan performa memori yang digunakan saat menggunakan dan tanpa add-ons dapat dilakukan dengan mencoba menjalankan Firefox pada kondisi safe-mode. Caranya dengan perintah: $ firefox -safe-mode. Pada pilihan yang muncul pastikan Anda beri tanda pada opsi: Disable all add-ons (Lihat Gambar 03)
firefox-tune-up-04.jpg
Gambar 03.
Opsi pilihan pada safe-mode
5. Disable Flash
Tahukah anda bahwa animasi flash yang di load saat Anda membuka web memakan resource RAM yang lumayan besar? Konsekuensinya adalah waktu loading menjadi lebih lambat dan berat. Bahkan pada plugin flash sebelum versi 9, resource RAM yang dipakai merupakan akumulasi dari jumlah flash yang dibuka sebelumnya. Gerah? (Lihat Gambar 01) Ada baiknya anda disable flash. Silahkan download dan install flashblock addon disini:
http://downloads.mozdev.org/flashblock/flashblock-1.5.5.xpi (untuk firefox > 1.5.5)

6. Disable download history

Sebaiknya anda nonaktifkan fitur history ini. Karena semakin banyak download history yang disimpan, maka akan menurunkan performa Firefox. Apalagi bila media penyimpannya pada media removeable seperti disket. Caranya mudah, pilih menu Tools > Options > Privacy. lalu hilangkan pilihan pada “Remember what I’ve downloaded” (Lihat Gambar 04)

firefox-tune-up-03.jpg
Gambar 04.
Hilangkan pada pilihan “Remember what I’ve downloaded”

7. Load yang perlu saja
Secara default Firefox tanpa kita sadari merusaha melakukan pre-download pada link halaman web yang mungkin akan kita klik. Hal ini meniru taktik Google yang mencache terlebih dahulu result pertama dari link pencarian yang dia temukan. Tentu cara ini hanya memboroskan bandwdith, dan performa CPU. Untuk menonaktifkan fitur ini ketik pada filter: network.prefetch-next, klik dua kali, agar nilainya menjadi false.

8. Download dan segera tampilkan.
Tips ini mungkin berguna buat yang tidak sabaran. Umumnya firefox akan menunggu beberapa saat setelah download untuk mulai menampilkan halaman yang dituju. Untuk memaksa Firefox agar segera menampilkan halaman web yang didownloadnya Anda bisa menset nilai: nglayout.initialpaint.delay menjadi 0. Apabila belum ada silahkan klik kanan, new > integer > nglayout.initialpaint.delay

Tips untuk menghemat memori lainnya adalah dengan mengaktifkan fitur config.trim_on_minimize. Hanya saja fitur ini hanya efektif pada lingkungan Windows. Caranya klik kanan, new > boolean, ketikkan config.trim_on_minimize. Set nilainya True. Dengan cara ini setiap kali Firefox di minimize, otomatis memori yang di pakai akan dilepas / dibebaskan, sehingga dapat dipakai untuk proses aplikasi lainnya.

OK, apabila langkah – langkah diatas telah Anda kerjakan, langkah terakhir adalah me-restart Firefox Anda. Bagaimana kini performa Firefox Anda? Kami tunggu komentarnya.

Mail Merge di Open Office

Pada OpenOffice data source disebut juga sebagai address list. Address list dapat dibuat dari berbagai
macam tipe file, baik database maupun spreadsheet. Biasanya pada database (dbf/odb) atau spreadsheet
(ms.Excel atau OpenOffice Spreadsheet) yang telah kita miliki sebelumnya. Pada tutorial ini address list
yang digunakan dibuat dari spreadsheet ms.excel (xls)

Dowload Materi

Menbangun E-gov (Slide)

Electronic Government (E-Gov) merupakan penerapan teknologi informasi dalam menjalankan roda pemerintahan untuk mendapatkan efisiensi dan efektifitas kerja pemerintahan menuju Good Government.

E-Gov berhubungan dengan penggunaan teknologi informasi (WAN, Internet, dan Mobile Computing)oleh Organisasi Pemerintahan yang mempunyai kemampuan membentuk hubungan dengan warga negara, bisnis, dan organisasi lain dalam pemerintahan.[World Bank Group].

Dowload Materi